Rabu, 23 April 2014

Puisi : Malam Beku

Malam yang senyap dingin
Seakan tak ingin menyudahi gerimis
Aku berjalan diantara terpaan angin
Bersama titik air yang memenuhi bulu mataku

Dada terus saja berdentang
Jauh dari rasa tenang
Sementara malam kelewat beku
Rindu dan harapan beradu
Mengantar langkahku
Sampai di pintumu

Pada hatimu

0 komentar:

Posting Komentar